Allah Maha Baik

Wednesday, November 6, 2013

Kurikulum 2013: Model Raport

Tidak hanya pendekatan pembelajaran yang berbeda pada kurikulum ini, penilaiannya pun berbeda. Saya katakan konversi nilai ini ruwet, karena dari nilai puluhan dirubah ke skala 1-4 lalu diberi predikat. Hmm, yang jadi wali kelas akan mengalami masa-masa sulit (weh, being complicated is a part of my life). Penilaian terdiri dari tiga aspek (mirip dengan KTSP), terdiri dari aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Pada kurikulum tingkat satuan pendidikan skala nilai yang digunakan adalah 0-100 untuk aspek kognitif, dan A,B,C, dan D untuk aspek afektif. Pada kurikulum ini skala nilai yang dipakai untuk aspek kognitif dan psikomotor 1 hingga 4, seperti nilai kuliahan. Nilai terendah adalah 1,00 atau D dan tertinggi A atau 4,00. Sedangkan aspek afektif per mata pelajaran dinilai dengan SB = Sangat Baik, B = Baik, C = Cukup, K = Kurang.

Nilai puluhan di konversi ke skala 1-4 dengan cara dibagi 100 lalu dikali 4, hasil konversi kemudian diberi predikat sebagai berikut untuk aspek pengetahuan dan keterampilan:

A
3,67 – 4,00
C+
2,01 – 2,33
A-
3,34 – 3,66
C
1,67 – 2,00
B+
3,01 – 3,33
C-
1,34 – 1,66
B
2,67 – 3,00
D+
1,01 – 1,33
B-
2,34 – 2,66
D
Kurang dari sama dengan 1,00

Sedangkan tabel skala sikap sosial adalah:

No
Skor peserta didik
Predikat
Nilai Kompetensi
1
3,84 – 4,00
A
Sangat Baik
2
3,66 – 3,83
A-
3
3,34 – 3, 65
B+
Baik
4
3,00 – 3,33
B
5
2,66 – 2, 99
B-
6
2, 34 – 2, 65
C+
Cukup
7
2,00 – 2, 33
C
8
1,66 – 1, 99
C-
9
1,34 – 1, 65
D+
Kurang
10
1,00 – 1,33
D





*Batas ketuntasan Sikap adalah 2,66 atau predikat Baik :)

Ugh, pusing kan? Lumayan, saya sampai harus menjelaskan berulang kali ke orang tua murid tentang proses dan perubahan penilaian ini. Beberapa orang tua hayyu aja untuk yang sudah pernah kuliah tapi beberapa menatap dengan tatapan kosong hingga saya jelaskan singkat saja, kalau nilainya dibawah B berarti anak bapak/ ibu tidak lulus mata pelajaran dan jika terdapat tiga nilai dibawah B dalam ketiga aspek diatas maka peserta didik tidak naik kelas. Mari kita berjuang, fighting :)

No comments:

Post a Comment